5 Hal Ekstrem Era Victoria Demi Mempercantik Penampilan

5 Hal Ekstrem Era Victoria Demi Mempercantik Penampilan

5 Hal Ekstrem Era Victoria Demi Mempercantik Penampilan

5 Hal Ekstrem Era Victoria Demi Mempercantik Penampilan

Tak sedikit wanita yang rela melakukan apa saja supaya mereka terlihat cantik. Perempuan di masa sebelumnya juga sudah melakukan berbagai upaya demi menambah kecantikan pada dirinya.

Wanita di zaman Victoria yang pada waktu itu Inggris dipimpin oleh Ratu Victoria pada tahun 1837 – 1900. Demi mempercantik diri mereka rela menyakiti diri sendiri dan membuat hidupnya menderita. Mulai dari mengikat sangat erat pinggang dengan korset sampai melakukan hal ekstrem yaitu menelan cacing pita. Berikut lima tindakan ekstrem yang dilakukan para wanita di zaman Victoria agar cantik pada zamannya:

Memakai korset ketat

Ketika era Victoria, korset sering digunakan oleh para wanita. Korset tersebut dirancang untuk membentuk pinggang agar tampak lekukan antara dada dengan pinggul. Pada era Victoria, ukuran lingkar pinggang wanita yang ideal adalah 13 inci. Tanpa disadari, korset yang memeras pinggang mereka itu bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan hingga kerusakan organ dalam tubuh.

Menelan cacing pita

Hal ekstrem satu ini yang dilakukan beberapa wanita di zaman Victoria adalah menelan larva cacing pita yang sudah dalam bentuk tablet. Setelah cacing pita yang mereka telan tumbuh dewasa di dalam usus, cacing pita tersebut akan menyerap makanan yang mereka makan, sehingga menyebabkan berat badan turun, muntah, hingga diare. Setelah mereka menelan cacing pita itu berhasil mendapatkan berat tubuh yang dinginkan, kemudia mereka menenggak pil anti parasit atau seperti obat sakit cacingan untuk memaksa cacing pita yang ada didalam tubuh itu keluar.

Pakai lead foundation

Penampilan wanita pada zaman Victoria yang dinilai sempurna adalah wajah yang terlihat imut dan berkulit pucat. Cara terbaik yang mereka lakukan untuk mendapatkan tampilan kulit yang pucat adalah dengan memakai lead foundation ke wajah mereka. Semakin tebal seorang wanita memakai lead foundation, maka warna kulit wajahnya pun akan semakin pucat. Lead foundation itu dibuat dengan campuran cuka, sedangkan cuka sendiri termasuk dalam zat keras ketika dipakai untuk kulit. Apabila cuka tersebut terserap dan masuk ke dalam pori-pori kulit, bisa mengakibatkan keracunan dan kerusakan pada tubuh. Efek lain penggunaan lead foundation adalah menimbulkan kerutan dan jaringan parut pada kulit.

Meneteskan atropa belladonna

Tren kecantikan yang ekstrem lainnya di zaman Victoria, yaitu meneteskan sari patiatropa belladonna tersebut ke dalam mata untuk melebarkan pupil mata mereka. Mereka melakukan hal tersebut agar mata lebih berbinar. Padahal kenyataannya penggunaan tumbuhan ini yang dipakai untuk mata bisa menyebabkan kebutaan permanen.

Pakai arsenik

Hal esktrem terakhir yang dilakukan para wanita di zaman Victoria adalah menggunakan arsenik. Para wanita di zaman Victoria percaya bahwa arsenik berkhasiat untuk meremajakan kulit sehingga bisa membuat kulit tubuh mereka tampak awet muda.