Banjir Bandang di Garut Menewaskan 23 Jiwa

Banjir Bandang di Garut Menewaskan 23 Jiwa

Banjir Bandang di Garut Menewaskan 23 Jiwa

Banjir Bandang di Garut Menewaskan 23 Jiwa

Banjir Bandang di Garut Menewaskan 23 Jiwa. Banjir bandang yang melanda Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, Jawa Barat terjadi akibat hujan deras yang mengguyur sejak Selasa (20/9/16) pukul 21.00 wib. Hujan yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan air Sungai Cimanuk dan Sungai Cikamuri meluap ke pemukiman warga.┬áSeperti yang dilansir oleh Johanes Chandra Ekajaya, ketinggian air mencapai 1,5 – 5 meter bahkan sampai melewati atap rumah warga.

Banjir ini terbilang menjadi banjir terparah sepanjang sejarah. Puluhan rumah di bantaran Sungai Cimanuk yang dipadati ribuan warga terbawa aliran sungai pada Rabu (21/9/16) dini hari. Banjir ini tidak hanya merusak bangunan-bangunan yang ada di wilayah tersebut melainkan merenggut puluhan nyawa.

Berdasarkan datayang diperoleh Chandra Ekajaya dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Kamis, (22/9/16) pukul 08.56 wib jumlah korban tewas akibat banjir bandang sebanyak 23 orang. Selain itu, 4 orang mengalami luka berat, 27 orang mengalami luka ringan, dan 12 orang lainnya dinyatakan hilang.

Rabu, (21/9/16) banjir di wilayah Tarogong Kidul sudah mulai surut. Warga yang sebelumnya mengungsi sudah kembali kerumah masing-masing untuk membersihkan lumpur yang masih menggenangi pemukiman mereka.