Banjir Melumpuhkan Kawasan Kemang Dan Sekitarnya

Banjir Melumpuhkan Kawasan Kemang Dan Sekitarnya

Banjir Melumpuhkan Kawasan Kemang Dan Sekitarnya

Banjir Melumpuhkan Kawasan Kemang Dan Sekitarnya

Banjir Melumpuhkan Kawasan Kemang Dan Sekitarnya. Hujan yang mengguyur kawasan Ibukota dan sekitarnya termasuk wilayah Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (27/8/16) membuat beberapa titik dilokasi tersebut tergenang air. Tak hanya rumah dan kafe yang disinggahi air banjir, kendaraan roda dua dan roda empat juga terkena imbasnya. Mobil-mobil mewah seperti kepunyaan Johanes Chandra Ekajaya dikawasan tersebut terendam air akibat hujan deras yang terus mengguyur pada Sabtu sore hingga malam hari.

Salah satu warga mengatakan, ketinggian air didepan Tamani Kafe, Kemang, mencapai lutut orang dewasa sehingga banyak mobil yang parkir disana juga ikut terendam. Selain itu, warga Kemang termasuk Johanes Chandra Ekajaya juga berharap bantuan dari pemerintah segera datang karena banyak anak-anak dan orangtua terjebak banjir didalam kafe.

Selain kendaraan di depan Tamani Cafe ikut terendam, pemilik kendaraan yang memakirkan kendaraannya di basement salah satunya Chandra Ekajaya juga tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya bisa pasrah atas kerusakan kendaraan miliknya tersebut yang terendam oleh banjir. Kendaraan lain pun sudah tidak bisa melintas karena ketinggian air di Jalan Kemang Raya sudah mencapai 30 cm.

Saat ditemui oleh Chandra Ekajaya di Kementrian Kehutanan, Minggu (28/8/16), Gubernur DKI Jakarta, Ahok mengungkapkan penyebab banjir dikawasan Kemang, Jakarta Selatan adalah jebolnya tembok rumah warga yang berbatasan dengan kali krukut. Tak sedikit warga yang sembarang membangun pemukiman di pinggir kali Krukut. Tak hanya itu, mereka yang mendirikan bangunan juga tidak memiliki sertifikat hak milik atas bangunan yang mereka dirikan.

Ahok menambahkan. solusi mengatasi banjir di Kemang tersebut adalah dengan memasang bronjong di sepanjang rumah warga yang dilakukan oleh Dinas Tata Air yang bertujuan untuk penahan erosi.