Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya Awasi Pilkada

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya menegaskan bahwa gelaran pilkada serentak 15 Februari lalu tergolong berjalan tertib dan damai. Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian bahkan mengatakan bahwa hal tersebut bisa terjadi karena pada dasarnya tidak ada gangguan keamanan yang berarti, apalagi ia sudah menginstruksikan jajarannya untuk bersikap netral.

“Kami melakukan conditioning pengamanan, bukan conditioning memenangkan,” tegas Tito dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (22/2). Pengamanan juga dilakukan tidak sebatas saat pencoblosan, tapi juga penghitungan suara.

Chandra Ekajaya menambahkan bahwa untuk menghadapi putaran kedua Pilkada Jakarta nanti, Tito memastikan sudah ada antisipasi pengamanannya. “Saya perintahkan lakukan pendinginan. Apapun hasilnya, yang menang tidak euforia dan yang kalah tidak kecil hati. Kalau tidak puas silakan gunakan jalur hukum ke MK,” pungkasnya.

Dok.Chandra Ekajaya

Pengamanan Pilkada serentak 2017 dari kepolisian dilakukan melalui Operasi Mantap Praja di tujuh provinsi, serta 94 kabupaten/kota di Indonesia. Semua ini demi menjaga ketertiban dan keamanan pelaksanaan pemilihan kepala daerah di seluruh wilayah Indonesia. Karena itu seluruh elemen bangsa ini harus ikut serta dan turut andil secara aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban dari pelaksanaan pilkada serentak ini.

Kini di beberapa wilayah sudah banyak masyarakat yang sadar dan secara suka rela terlibat aktif untuk mengamankan pesta demokrasi terbesar di wilayah masing-masing. Sebab ini baru pertama kalinya pelaksanaan pemilihan kepala daerah dilaksanakan secara serentak.

Chandra Ekajaya sempat mewawancarai beberapa masyarakat terkait dengan pelaksanaan pemilihan kepala daerah ini. Banyak dari mereka mempunyai pendapat bahwa pelaksanaan pilkada serentak ini sangat bagus. Karena dengan pilkada serentak seperti ini semua pasangan calon kepala daerah fokus pada daerahnya masing-masing.