chandra ekajaya

Chandra Ekajaya -Tarif Listrik Turun

Chandra Ekajaya – PLN Berhemat, Tarif Listrik Turun Drastis

Chandra Ekajaya – Jakarta, Selain penurunan harga BBM, di awal tahun 2016 ini kabar gembira kembali menghampiri para masyarakat. Bagaimana tidak, berkat pelemahan harga minyak dan faktor rupiah yang semakin menguat, tarif listrik golongan tariff adjustment (penyesuaian tarif) mengalami penurunan. Selain kedua faktor tersebut, berbagai langkah penghematan yang dilakukan oleh PLN juga merupakan salah satu faktor penting.

Kepada Chandra Ekajaya, Benny Marhabun selaku Kepala Divisi Niaga PLN menyatakan jika penurunan tarif listrik kali ini merupakan prestasi besar yang dilakukan PLN. Faktor utama dari penurunan tarif kali ini karena keberhasilan PLN dalam melakukan penghematan biaya operasi. Sehingga Biaya Pokok Produksi pun dapat ditekan. Efisiensi yang dilakukan oleh PLN antara lain meneruntukan susut energi dari jaringan distribusi listrik yang sebelumnya 8,45% menjadi 8%.

chandra ekajaya

chandra ekajaya

“Fuel Mix (HSD dan MFO) turun dari 7,34% ke 7,19%. Terkait dengan perbaikan fuel mix ratio, volume konsumsi HSD turun dari 4.326.542 liter ke 3.642.858 liter. Volume konsumsi MFO turun dari 1.360.050 liter ke 1.448.501 liter. Hal inilah yang berdampak besar bagi penurunan tarif listrik Januari 2016,” Ungkap Benny. Seperti yang dilansir Chandra Ekajaya dari laman Detik (5/1/2015).

Bagi yang memiliki tegangan rendah yang diperuntukkan untuk rumah tangga, bisnis skala menengah dan juga kantor pemerintah skala menengah mendapatkan penurunan tarif yang sebelumnya 1.509,38/kWh menjadi Rp 1.409,16/kWh. Bagi pengguna listrik tegangan rendah baik rumah, bisnis, maupun pemerintahan akan mendapatkan penurunan tarif dari yang sebelumnya Rp 1.104,73/kWh menjadi Rp 1.007,15/kWh. Sedangkan untuk kelompok yang menggunakan tegangan tinggi yang meliputi industri sekala besar, mendapatkan penurunan tarif dari yang sebelumnya Rp 1.059,99/kWh menjadi Rp 970,35/kWh.

Penurunan tarif ini tentunya membawa angin segar baik untuk sektor rumah tangga maupun para pelaku Industri rumahan. Menurut Chandra Ekajaya, dampak yang ditimbulkan akan penurunan tarif listrik kali ini cukup baik demi terciptanya ekonomi Indonesia yang kuat dan mampu bersaing di kancah internasional.