Iguana

Iguana Hewan Eksotis Nan Mempesona

Iguana adalah jenis hewan dari golongan reptil herbivora atau pemakan tumbuh-tumbuhan, hewan ini mempunyai bentuk tubuh yang mirip seperti kadal berkaki empat, namun mempunyai duri atau biasa disebut spike di atas tubuhnya. Hewan yang banyak berasal dari Benua Amerika ini, mempunyai jenis atau locality tempat asal yang bervariasi, ada banyak jenis dari hewan melata satu ini. Hewan melata yang banyak dipelihara oleh para penghobi reptil ini kebanyakan mempunyai locality Elsavador, Colombia, Peru, dan beberapa jenis lainnya. Di Indonesia hewan melata ini sangat banyak sekali peminatnya, karena karakter kadal raksasa yang pintar ini, maka banyak dari para penghobi yang memeliharanya selain sebagai kolektor beberapa diantara mereka ada yang berlaku sebagai peternak juga. Dan kebanyakan iguana yang ada di Indonesia saat ini sudahlah hasil ternakan pra breeder atau peternak di Indonesia.

Hewan berdarah dingin ini, sekarang banyak diimport dari Columbus, El Salvador, Hoduras, Peru, Mexico. Untuk ukuran baby sekitar ukuran 25-30 cm sedangkan dewasa dapat mncapai panjang ukuran hingga 1,8 meter dan ada juga yang mencapai 2meteran kalau dirawat dengan benar. Usia reptil jenis ini juga cukup panjang, karena bila di pelihara dengan baik bisa mencapai usia 15-20 tahun. Iguana memiliki lima jari di tiap kakinya,memiliki dewlapatau semacam selapu tebal yang ada di bawah kepalanya. Semua jenis Iguana memiliki duri yang berada di sepajang punggungnya. Berbeda degan yang diketahui masyarakat bahwa warna reptil ini adalah hijau, semua iguana pada saat usia baby hingga remaja memang mempunyai warna hijau, tapi setelah mereka dewasa, warna tubuhnya berubah atau bermutasi menjadi oranye dengan garis pada ekornya bahkan ada yang bisa berwarna biru.

iguana

Chandra Ekajaya yang merupakan seorang pecinta reptil khususnya jenis Iguana ini sudah mulai beternak iguana sejak tahun 2000, saat itu hewan yang satu ini belum lah booming seperti saat ini. Sebagai seorang peternak hewan melata ini, ia memberikan beberapa tips untuk merawat reptil satu ini. Untuk ukuran kandang yang ideal ialah berukuran 2m Panjang x 1.5m lebar x 1.8 m Tinggi. Tempat minum harus disediakan di dalam kandang. Ranting untuk menajat atau pohon juga bisa disedikan di dalam kandang. Sedangkan untuk temperature sendiri perlu tempat yang hangat, karena hewan satu ini berasal dari hutan-hutan tropic yang ada di Benua Amerika. Suhu yang baik adalah 26 C – 29 C, tempat berjemur 32 C – 35 C. Sebaiknya di kandang di pasang Thermometer untuk memantau keadaan suhu. Kalaupun tidak juga tidak apa-apa yang penting setiap hari hewan ini disarankan untuk selalu dijemur untuk memperlancar pencernaannya.

Sinar UV alami dari matahari sangatlah baik untuk menjaga metabolisme dan pertumbuhan tulang pada Iguana, Tanpa sinar ultra violet Iguana akan mudah sakit dan bisa menyebabkan kematian. Adapun beberapa penyakit yang dialami oleh hewan ini ada MBD atau penyakit masalah kurangnya kalsium dan sinar ultraviolet yang harus dikonsumsi hewan ini, selain itu adalah jamur yang muncul karena biasanya suhu di kandang terlalu lembab sehingga jamur akan mudah tumbuh di kulit hewan yang satu ini. Sedang untuk alas yang diperlukan ialah alas yang sifatnya tidak mudah tertelan atau datar seperti kertas koran atau langsung ke lantai maupun pasir. Alas ini digunakan karena hewan eksotik satu ini sering menggunakan lidahnya untuk mengidentifikasi lokasi disekitarnya, apabila menggunakan serutan kayu sebagai alasnya maka akan dikhawatirkan bisa tertelan oleh reptil ini.

Iguana adalah binatang pemakan tumbuhan. Sebaiknya untuk memberikan makanan dari bahan yang terbuat dari tumbuhan seperti sayur sayuran hijau, buah buahan, bunga dan juga kecambah. Untuk pakan ini nanti juga sedikit berpengaruh untuk warna dari kulitnya selain gen yang dibawa dari indukannya.Tidak dianjurkan memberi makanan dari tanaman liar karena bisa menyebabkan iguana terkena penyakit. Untuk pemeliharaannya juga tidaklah ribet, hanya sekedar menjaga kebersihan kandang agar selalu bersih, alas dan kandang bisa dibersihkan dengan pemutih dicampur air sebnyak 5 %, setelah itu disiram dengan air bersih agar sisa pemutihnya hilang, dan tidak meracuni Iguana. Selalu cuci sebelum dan setelah memegang iguana dan atau alat2nya.

iguana

Untuk para pemula Chandra Ekajaya juga memberikan beberapa tips untuk pembelian iguana, yaitu belilah yang masih Muda/Baby karena akan lebih mudah dijinakan ketika ia masih berumur sangat muda, walau menjinakan iguana dewasa bukanlah tidak mungkin tapi sangat dianjurkan untuk memeliharanya sejak kecil. Karena seperti binatang peliharaan yang lainnya, “bond” atau ikatan antara binatang peliharaan dengan majikannya akan terjalin lebih kuat jika ia tumbuh bersama. Siapkan Tempat yang Nyaman bagi si dia: Tidak ada yang bisa merasa senang ketika tempat tinggalnya terasa asing dan tidak nyaman. Seperti halnya manusia, binatangpun dapat menjadi stress. Jika stress sudah terjadi, akan sangat sulit bagi anda untuk berinteraksi dengan iguana anda apalagi menjinakannya.

Siapkan kandang terrarium yang sesuai dengan habitat aslinya, ukurlah suhu kandang sesuai dengan kebutuhan, beri lampu atau piringan panas bila perlu. Akan lebih baik jika anda berkonsultasi dengan petshop anda untuk sekaligus menyipakan terrarium ketika anda membeli iguana tersebut. Anda masih harus berhati-hati karena secara alami iguana terbentuk dengan alat-alat pertahanan diri berupa ekor yang kuat, cakar dan gigi yang tajam, tapi bayi iguana bukanlah ancaman. Iguana yang belum dijinakan akan menunjukan sikap “galak”, tapi jangan merasa terintimidasi olehnya. Gelagat galak reptil ini tidak lain hanya merupakan reaksi ketakutan. Biarkan iguana anda untuk beberapa waktu hingga ia merasa tenang. Walaupun setelah ia merasa nyaman dengan lingkungannya bukan berarti dia langsung jinak loh. Tidak jarang iguana akan lebih agresif ketika dia telah merasa nyaman didaerah barunya.

Reptil jenis ini akan menampakan gerakan khas ketika dia merasa terancam, kepalanya yang tegak dengan mata melihat kearah anda atau dengan menggerakan ekornya. Semakin anda mengenali sifat dan gerak-geriknya, akan semakin memudahkan proses penjinakan. Bersabarlah pada sicantik, berilah dia makan dan bersihkan kandangnya dengan sikap “cuek”, tunjukan padanya kalau anda bukanlah musuhnya dan anda adalah sumber makanan baginya. Biarkan iguana hingga dia terlihat tidak lagi terganggu dengan kehadiran tangan anda yang keluar masuk kandang. Ketika anda melakukan kegiatan sehari-hari dengan anda seperti memberinya makan dan membersihkan kandang, sebaiknya anda berbicara pada si dia. Semakin iguana anda mengenali suara anda, semakin dia akan merasa nyaman ketika anda mulai berinteraksi intensif dengannya.

Belaian lembut tidaklah cukup! Ketika si dia telah mengijinkan anda membelainya sesering mungkin, saat yang ditunggu-tunggu telah tiba! Geserkan tangan anda dibawah perut iguana lalu angkatlah dia secara perlahan, genggamlah dengan lembut tapi posisi tangan anda terkunci dengan aman, jangan sampai iguana anda terjatuh karena genggaman anda terlalu longgar. Dengan posisi tangan yang demikian selain akan melindungi anda dari bagian-bagian tubuh iguana yang berbahaya juga akan membuatnya merasa aman dan terjaga dalam genggaman tangan anda. Terkadang iguana akan bertingkah dan marah pada saat pertama kali anda mengangkatnya. Jangan dilepas! Paksa sedikit si dia dengan terus menggegamnya lembut hingga dia merasa tenang. Melepas dan meletakkan dia kembali ke kandang ketika ia berontak hanya akan membuatnya “nakal” dan “manja” sehingga dia akan bertingkah buruk setiap kali dia inginkan. Sedikit disiplin juga perlu, tapi ingat, jangan terlalu dipaksakan dan jangan kasar.