Jembatan Kuning di Bali Ambruk Usai Warga Melakukan Sembahyang

Jembatan Kuning di Bali Ambruk Usai Warga Melakukan Sembahyang

Jembatan Kuning di Bali Ambruk Usai Warga Melakukan Sembahyang

Jembatan Kuning di Bali Ambruk Usai Warga Melakukan Sembahyang

Jembatan Kuning di Bali Ambruk Usai Warga Melakukan Sembahyang. Jembatan Kuning, Klungkung, Bali yang menghubungkan antara Pulau Nusa Ceningan dengan Nusa Lembongan ambruk pada hari Minggu (16/10/16) sekitar pukul 18.30 Wita.

Berdasarkan laporan Johanes Chandra Ekajaya yang diterima dari Puskesmas Nusa Penida, korban yang tewas akibat insiden ambruknya jembatan kuning ini berjumlah 9 orang dan 39 orang lainnya mengalami luka-luka.

Menurut petugas BPBD Klungkung, Wayan Aryawan, 8 dari 9 korban meninggal dunia sudah dapat diidentifikasi, 37 orang yang mengalami luka ringan sudah diperbolehkan pulang. Sedangkan 2 oranglain yang mengalami luka berat masih memerlukan perawatan intensif di Puskesmas Penida II.

Ambruknya jembatan kuning sedang dalam kondisi yang ramai ketika warga baru saja selesai melaksanakan sembahyang yang bertepatan dengan hari raya Nyepi Segara di Pura Bakung Ceningan.

Hasil penelusuran Chandra Ekajaya, diduga jembatan tersebut ambruk karena kelebihan beban pada jumlah motor dan orang yang melintasi jembatan penghubung Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan itu.

Pencarian korban yang dilakukan tim gabungan dari BPBD dan Basarnas dihentikan sementara karena kondisi malam yang gelap pada pukul 21.00 Wita dan akan dilanjutkan pada hari ini, Senin (17/10/16) pada pukul 07.00 Wita.