Penggusuran Rumah Warga Bukit Duri Dilakukan Pagi Ini

Penggusuran Rumah Warga Bukit Duri Dilakukan Pagi Ini

Penggusuran Rumah Warga Bukit Duri Dilakukan Pagi Ini

Penggusuran Rumah Warga Bukit Duri Dilakukan Pagi Ini

Penggusuran Rumah Warga Bukit Duri Dilakukan Pagi Ini. Penggusuran pemukiman warga Bukit Duri nampaknya akan segera direalisasikan. Sejumlah bangunan di bantaran kali Ciliwung, rencananya akan dibongkar pagi ini, Rabu (28/9).

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengungkapkan bahwa satpol PP harus bergerak cepat proses pembongkaran pemukiman Bukit Duri untuk mempercepat proses normalisasi sungai Ciliwung dikarenakan musim penghujan sudah mulai datang.

Ditemui di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (28/9/2016) pukul 07.10 wib oleh Johanes Chandra Ekajaya, Ahok mengatakan pembongkaran akan dilakukan hari ini. Sebagian besar masrayakat Bukit Duri sudah banyak yang meninggalkan pemukiman yang akan digusur Pemkot Jaksel menurunkan SP 3.

Ia berharap penggusuran rumah warga dibantaran sungai Ciliwung ini tidak ada penundaan lagi. Jangan sampai terjadi seperti penggusuran di Kp Pulo, Jakarta Timur, yang berbarengan dengan musim hujan sehingga mempersulit proses pengerjaan.

Hal serupa juga dibenarkan oleh Walikota Jakse, Tri Kurniadi, ia mengatakan rencana penertiban bukit duri akan dilakukan pada pagi hari ini, Rabu (28/9/16) melalui pesan singkat kepada Chandra Ekajaya.

Menjelang penggusuran, sebagian warga Bukit Duri rupanya sudah berangsur meninggalkan pemukiman dan mulai menempati Rusun Rawa Bebek yang telah disediakan oleh pemerintah. Tri menjelaskan ada sekitar 44 KK dari total 363 KK yang masih menghuni pemukiman tersebut.

Hasil penelusuran Johanes Chandra Ekajaya, sekitar pukul 07.30 wib warga Bukit Duri menggelar aksi unjuk rasa menjelang penggusuran pemukiman mereka. Tak sedikit warga yang berkumpul sehinga menutup jalan ke lokasi permukiman dengan melakukan orasi sambil membawa spanduk.