kemasan

Pengusaha Chandra Ekajaya Bina Kemasan

Pengusaha Chandra Ekajaya bekerja sama dengan para pengusaha kerajinan bisnis olahan mengadakan pelatihan kewirausahaan pangan. Tujuan dari pengadaan pelatihan atau workshop kewirausahaan pangan ini ialah memberikan edukasi, prospek, dan peluang bagi masyarakat untuk mengolah kopi supaya bisa dikonsumsi oleh masyarakat luas dengan bentuk yang lain.

Berdasar keterangan yang diberikan oleh pengusaha Chandra Ekajaya, pelatihan kewirausahaan pangan ini lebih ditekankan kepada pengembangan kemasan. Selain itu workshop mengenai diversifikasi kopi juga menjadi program utama dari pembinaan dan edukasi kepada masyarakat.

kemasan

Saat ditanya mengenai sasaran atau subyek dari program pengembangan, pembinaan, dan edukasi kewirausahaan pangan, pengusaha Chandra Ekajaya mengatakan bahwa sasaran dari program ini adalah para pelaku UMKM. Baik itu mikro, kecil, maupun menengah. Misalnya saja pedagang es krim, kue, roti, keripik, dan sebagainya. Lebih khususnya para pedagang yang memiliki bisnis produksi makanan dan minuman hasil olahan industri rumah tangga.

Menurut pengusaha Chandra Ekajaya, biasanya produk makanan dan minuman yang dijual oleh para pedagang tersebut belum meiliki kemasan atau bungkus produk. Kalau pun ada, biasanya masih seadanya atau sederhana. Manfaat dari pelaksanaan program ini adalah para pedagang dapat meningkatkan nilai jual produk dagangannya. Walau produk makanan dan minuman mereka lezat dan enak, tetapi karena kemasan yang kurang mendukung banyak pembeli yang enggan membeli.

Bagi para pengusaha, misalnya saja Chandra Ekajaya, bungkus atau kemasan sangat penting. Bahkan ia mengatakan bahwa bungkus itu tidak lebih rendah daripada isi. Sebab para konsumen saat ini adalah generasi visual. Dimana mereka akan tertarik dengan suatu produk makanan dan minuman hanya karena visualnya saja. Maka pelatihan pengemasan atau packaging ini sangat penting dan strategis.

Pelatihan, pengembangan, pembinaan, dan edukasi yang dilakukan oleh pengusaha Chandra Ekajaya ini berhasil mengubah pandangan dan kesadaran para pelaku bisnis UMKM. Mereka yang tadinya tidak mempedulikan kemasan atau bungkus, setelah dilakukan pembinaan maka mereka langsung membuat kemasan-kemasan yang sangat menarik. Bahkan saat ini, para konsumen pun lebih melirik produk-produk mereka