Chandra Ekajaya dalam Malang Entrepreneur Week 2017

Seminar Malang Entrepreneur Week 2017, Ajak Generasi Muda Membangun Bisnis Startup yang Tangguh

Di era teknologi seperti saat ini, entrepreneurship menjadi sebuah kegiatan sekaligus gerakan yang digembor-gemborkan oleh generasi muda sebagai upaya untuk menjalin ekonomi mandiri dari pemerintah. Bentuk kegiatan pun diaplikasikan dengan beraneka program yang beragam seperti di institusi sekelas kampus pun tak henti-hentinya menyelenggarakan berbagai seminar wirausaha bagi generasi muda. Hal tersebut seperti yang baru-baru ini digelar dalam tajuk acara Malang Entrepreneur Week 2017 yang diadakan pada Sabtu (26/3) di Extension Hall, Malang, Jawa Timur. Seminar tersebut mengundang berbagai keynote speaker dari kalangan bisnis seperti Victor Giovan Raihan (CEO Teh Kempot), Yasa Singgih (CEO Men’s Republic), Hamzah Izzulhaq (CEO Bimbingan Belajar Bintang Solusi Mandiri), dan Chandra Ekajaya (CEO Q Pizza).

Baca artikel lain: Chandra Ekajaya Rutin Ikuti Seminar Bong Chandra

Seminar yang menghadirkan para expert tersebut memang telah dikenal sebagi ikon pebisnis muda sukses di Indonesia. Mereka pun menceritakan mengenai pengalaman bisnisnya yang tentu saja terdapat jalan berliku sebelum meraih sukses seperti saat ini. Yasa Singgih sang CEO Men’s Republic ini mengaku bahwa prinsip hidupnya yaitu Never to young to become a billionaire! merupakan salah satu yang membuatnya sukses. Lulusan Universitas Bina Nusantara tersebut dikenal sebagai pengusaha fashion bernama Men’s Republic. Kini bisnisnya telah menjadi buruan para pecinta fashion karena brand produk tersebut kerap memberikan sentuhan desain yang menarik dan sangat khas. Selain itu, Yasa Singgih juga memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan bisnis, dimana ia juga kerap memberikan sharing bisnis serta program pengembangan diri dalam berbagai gelaran acara.

Baca artikel lainnya: Bisnis Chandra Ekajaya di Indonesia

Keynote speaker yang kedua adalah Victor Giovan Raihan seorang sosok pengusaha muda yang menekuni bisnis di bidang kuliner. Ia mengaku bahwa bisnisnya tersebut dimulainya dari coba-coba meracik segeleas minuman dari teh yang dipadukan dengan fermentasi susu. Kini bisnisnya tersebut berhasil dikembangkan hingga lelaki yang kerap berpakaian rapih ini sudah memiliki sekitar 10 outlet sendiri dan 17 outlet yang dikelola oleh para mitranya. Dalam acara tersebut para peserta acara pun dituntut untuk melakukan aksi setelah selesai menjalani seminar tersebut. Selebihnya sekitar 400 pelajar dan 200 lebih generasi muda yang memiliki niat menciptakan sebuah bisnis startup merasa terdorong untuk menekuni bisnis tersebut. Pada sesi tanya jawab, para peserta pun aktif melontarkan berbagai pertanyaan dan masukan mengenai strategi menjalankan bisnis.

Bisnis memang harus ditekuni dan dikelola dengan sabar, karena sebuah usaha yang sukses tak seperti membangun candi dengan semalam seperti pada kisah Bandungbondowoso,” ujar CEO Q Pizza Chandra Ekajaya.